Berbagi Ilmu Pengetahuan, selamat melihat semoga bermanfaat

  • RSS
  • Skype
  • Facebook
  • Yahoo

Twitter

PSSI Panggil Pemain Klub Eropa

Author nofrijon harianja - -
Home » PSSI Panggil Pemain Klub Eropa


PSSI Panggil Pemain Klub Eropa

Induk organisasi sepakbola nasional ini memanggil 12 pemain ISL untuk menjalani seleksi timnas.

Bonus pertama kali deposit hingga IDR 2880000 dengan 188BET

Donny Afroni

Bob Hippy - Mantan Pemain Timnas (GOAL.com/Donny Afroni)
Donny Afroni
Koordinator tim nasional PSSI Bob Hippy mengungkapkan, induk organisasi sepakbola nasional itu telah memanggil 45 pemain untuk menjalani seleksi timnas senior menghadapi turnamen Al-Nakba di Palestina pada 13-23 Mei nanti.

Selain tuan rumah dan Indonesia, turnamen ini rencananya akan diikuti Vietnam, Irak, Yordania, Mauritania, Pakistan, Sri Lanka, Tunisia, dan Uzbekistan. Federasi sepakbola Vietnam (VFF) telah memutuskan mengirim timnas U-19.

Dari 45 nama itu, delapan pemain di klub Eropa, dua diantaranya pemain naturalisasi, akan dipanggil untuk menjalani seleksi mulai 16-22 April di Bantul. Pemain yang lolos selanjutnya menjalani pelatnas mulai 22 April hingga 10 Mei.

“Untuk memilih para pemain ini, kami melibatkan semua jajaran pelatih. Jadi tidak asal pilih,” ujar Bob dalam keterangannya kepada wartawan saat mengumumkan nama 45 pemain.

“Kami memanggil pemain yang berkompetisi di luar negeri. Kami juga memanggil pemain di kompetisi IPL [Liga Prima Indonesia] dan ISL [Superliga Indonesia].”

Kedelapan pemain di klub Eropa tersebut adalah Syamsir Alam, Zainal Haq, Yericho Cristiantoko, dan Alfin Tuasalamony dari Visse Belgia, Artur Irawan (Espanyol Junior B), serta dua naturalisasi Stefano Lilipaly (Utrecht) dan Toni Cussel.

Pemain yang tampil di Liga Qatar bersama Al Khor, Syafarrizal Mursalim Agri, juga turut dipanggil.
 


Sedangkan 12 pemain dari ISL adalah Ferry Rotinsulu, Firman Utina, M Ridwan (Sriwijaya FC), Zulkifly Syukur, M Nasuha, M Ilham (Persib Bandung), Ricardo Salampessy, Boas Solossa, Titus Bonai (Persipura Jayapura), Ahmad Bustomi (Mitra Kukar), Patrich Wanggai (Persidafon Dafonsoro), dan Bambang Pamungkas (Persija Jakarta).